KEBERLANJUTAN USAHATANI KAKAO DI DESA PUNCAK MONAPA KECAMATAN LASUSUA KABUPATEN KOLAKA UTARA

Main Article Content

Juraeni Juraeni
Sukmawati Abdullah
Suriana Suriana

Abstract

The sustainability of cocoa farming in Puncak Monapa Village is of paramount importance for maintaining productivity, enhancing farmers' well-being, and sustaining the competitiveness of cocoa as a strategic commodity. The objective of this study is to ascertain the sustainability of cocoa farming in Puncak Monapa Village, Lasusua District, North Kolaka Regency. The research population consists of all cocoa farmers in Puncak Monapa Village, with a total sample size of 30 individuals. The research sample was obtained through the census method, yielding a total of 30 respondents. The present study employs a quantitative approach. The data collection techniques employed in this study include observation, interviews, and surveys administered via questionnaires. The variables in this study are the sustainability of farming, which includes economic, social, and environmental sustainability. The collected data is then processed using quantitative descriptive analysis techniques. The present analysis was executed by employing the class interval formula. The results indicated that the sustainability of cocoa farming in Puncak Monapa Village was satisfactory from the social, economic, and environmental perspectives. Farmers were able to build solid social networks, maintain economic stability through cost efficiency and product added value, and implement environmentally friendly practices such as the use of organic fertilizers and water conservation.

Article Details

How to Cite
Juraeni, J., Abdullah, S., & Suriana, S. (2026). KEBERLANJUTAN USAHATANI KAKAO DI DESA PUNCAK MONAPA KECAMATAN LASUSUA KABUPATEN KOLAKA UTARA. JURNAL ILMIAH PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT, 6(1), 14–23. https://doi.org/10.56189/jippm.v6i1.138
Section
Articles

References

Aaron, W., Amritbir, R., Stephane, S., Laura, A., Harun, C., Milka, K., Ananksha, S., Ingo, G., & Marc, C. (2024). The ecological and socioeconomic sustainability of organic agroforestry: a systematic review. Agroforestry Systems, 98(8), 2933-2949. https://doi.org/10.1007/s10457-024-01064-w

Arimi, K., & Omoare, A. (2021). Motivating cocoa farmers to adopt agroforestry practices for mitigating climate change. Renewable Agriculture and Food Systems, 36(6), 599-604. https://doi.org/10.1017/S1742170521000223

Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik Kakao Indonesia 2020. Jakarta. Direktorat Statistik Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan.

Bahagia, B., Wibowo, R., Susetyo, B., Al-Wahid, A., Teniro, B., & Saripudin, U. (2025). Peran Pemuda Petani Mewujudkan Pembangunan Pertanian Berkelanjutan: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 4892-4900.

Depari, E. T. (2024). Pembangunan Berkelanjutan: Integrasi Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan. Circle Archive, 1(5).

Djibran, M. M., Andiani, P., Nurhasanah, D. P., & Mokoginta, M. M. (2023). Analisis pengembangan model pertanian berkelanjutan yang memperhatikan aspek sosial dan ekonomi di jawa tengah. Jurnal Multidisiplin West Science, 2(10), 847-857.

Faried, A. I., Hasanah, U., Siregar, K. H., & Hutagalung, J. A. (2024). Peningkatan Produktivitas Pertanian Melalui Adopsi Teknologi: Studi Kasus Peran Petani Milenial Dalam Implementasi Inovasi Pertanian Di Desa Pamah Simelir. Senashtek 2024, 2(1), 81-88.

Gumelar, A., Rusdi, R., & Sukmawati, D. (2018). Relationship Between Educational Decision Making Ability In Biological And Personality (Big Five Personality) With Cognitive Ability. Unnes Science Education Journal, 7(3).

Gusti, I. M., Gayatri, S., & Prasetyo, A. S. (2021). Pengaruh Umur, Tingkat Pendidikan dan Lama Bertani terhadap Pengetahuan Petani tentang Manfaat dan Cara Penggunaan Kartu Tani di Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 19(2), 209-221. https://doi.org/10.36762/jurnaljateng.v19i2.926

Gustiana. (2017). Pengaruh Pengalaman Bertani terhadap Keterampilan Petani. Jurnal Ilmu Pertanian, 9(1), 34-48.

Haryanto, Y., Effendy, L., & Yunandar, D. T. (2021). Karakteristik petani milenial pada kawasan sentra padi di Jawa Barat. Jurnal Penyuluhan, 18(01), 25-35.

Hermawan, H., Purnamayani, R., & Andrianyta, H. (2022). Pendekatan dan desain pengembangan kawasan kakao berbasis inovasi dan berdaya saing. MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal), 5(1), 64-88.

Kaba, J. S., Agyei, E. K., Avilineni, M. K. C., Yamoah, F. A., Issahaku, I., Ntiamoah, P., Acquah, E., & Mas-Ud, M. (2024). Agroforestry as an old approach to a new challenge of combating climate change: a critical analysis of the cocoa sector. Discover Agriculture, 2(1), 92. https://doi.org/10.1007/s44279-024-00120-4

Keputusan Menteri Negara Transmigrasi dan Kependudukan Republik Indonesia. (2000). Keputusan Menteri Negara Transmigrasi dan Kependudukan Republik Indonesia Nomor 337/MEN/2000 tentang Pedoman Umum Penyusunan Rencana Tenaga Kerja Nasional. Jakarta: Kementerian Negara Transmigrasi dan Kependudukan RI.

Komariah, S., Batoa, H., & Jayadisastra, Y. (2024). Tingkat Motivasi Petani dalam Keberlanjutan Usahatani Buah Naga di Desa Lamong Jaya Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Ilmiah Penyuluhan Dan Pengembangan Masyarakat, 4(4), 381-395. https://doi.org/10.56189/jippm.v4i4.50

Kongor, J. E., Owusu, M., & Oduro-Yeboah, C. (2024). Cocoa production in the 2020s: Challenges and solutions. CABI Agriculture and Bioscience, 5(1), 102. https://doi.org/10.1186/s43170-024-00310-6

Nugrahapsari, R. A., Marwoto, B., Widiarta, I. N., & Yunus, M. (2021). Analisis Multidimensi Keberlanjutan Sistem Usaha Tani Padi di Kabupaten Subang dan Karawang. Jurnal Agro Ekonomi, 39(2), 117-130.

Ostrom, E. (1990). Governing the Commons: The Evolution of Institutions for Collective Action. Cambridge: Cambridge University Press.

Ponto, V. M. (2023). Peningkatan Produktivitas Dalam Rangka Mewujudkan Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Tujuan ke-8 Sustainable Development Goals). Jurnal Cendikia Niaga (JCN), 7(1), 85-96.

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78. Jakarta: Sekretariat Negara.

Saputra, G. D., & Kurniati, E. (2025). Analisis Implementasi Sistem Distribusi Dalam Menjaga Keseimbangan Permintaan Dan Penawaran Produk Pertanian Kakao Di Pesawaran, Provinsi Lampung. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 2(2), 114-127.

Soeharjo, & Patong. (1984). Sendi-Sendi Pokok Ilmu Usahatani. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryani, T. (2013). Metode Penelitian Bisnis. Jakarta : Kencana.

Waliyanti, N. I., & Jusni, P. D. (2022). Analisis Keberlanjutan Usaha Sayuran Hidroponik Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kota Makassar. Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 8(2), 1298-1307.

Wati, E., Aspiah, H., Sari, N., & Pramasha, R. R. (2024). Strategi Penggunaan Sumber Daya Alam yang Efisien dan Berkelanjutan. Indonesian Journal of Economy and Education Economy, 2(1), 301-312.

Yusmel, M. R., Afrianto, E., & Fikriman, F. (2019). Faktor-faktor Sosial Ekonomi yang Mempengaruhi Keberhasilan Produktivitas Petani Padi Sawah di Desa Seling Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin. JAS (Jurnal Agri Sains), 3(1).