HUBUNGAN PENYULUHAN SEKOLAH LAPANG TERHADAP PERILAKU PETANI PADI ORGANIK DI KECAMATAN BUAY MADANG
Main Article Content
Abstract
This study aims to analyze the relationship between the implementation of Field School Extension (PSL) and the behavior of organic rice farmers in Sumber Mulyo Village, Buay Madang Timur District, Ogan Komering Ulu Timur Regency, South Sumatra. The study used a quantitative approach with a survey method. A sample of 40 organic rice farmers was taken from four farmer groups (10 respondents each) through a cluster stratified sampling technique. Data were collected using questionnaires and interviews. Data analysis was carried out by scoring to assess the implementation of PSL including the procurement of tools and inputs, organic materials, field school training, field laboratories, and field school practices as well as scoring farmer behavior including knowledge, attitudes, and skills. The relationship between PSL implementation and farmer behavior was tested using the Chi-Square test. The results showed that the implementation of PSL was classified as high (total score 25.72) and farmer behavior was also in the high category (total score 170.93; knowledge 56.53; attitude 57.31; skills 57.09). The Chi-Square test yielded a Pearson Chi-Square of 29.162 (df=4) with a significance value of p=0.000 (<0.05), indicating that the implementation of PSL is significantly related to the behavior of organic rice farmers. In conclusion, strengthening and sustaining PSL has the potential to maintain and improve farmers' organic rice cultivation behavior.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Ahmad, A. (2017). Model Penyuluhan Partisipatif Terhadap Respon Adopsi Petani Di Kabupaten Sinjai. Agrominansia, 3(2), 1–13. https://doi.org/10.34003/271965
Aldayani, Jamil, M. H., & Sulili, A. (2023). Faktor-Faktor Yang Mem Pengaruhi Partisipasi Petani Padi Sawah Dalam Kegiatan Penyuluhan Pertanian Di Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros. Jurnal Agribisnis, 12(2), 159–169. https://doi.org/10.32520/agribisnis.v12i2.2770
Amanah, S., & Seminar, A. U. (2022). Sekolah Lapang Petani sebagai Community of Practice Pengembangan Inovasi Kelompok di Era Digital. Journal Penyuluhan, 18(01), 164–176. https://doi.org/10.25015/18202240307
Arifianto, S., Satmoko, S., & Setiawan, B. M. (2017). Pengaruh Karakteristik Penyuluh, Kondisi Kerja, Motivasi Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian Dan Pada Perilaku Petani Padi Di Kabupaten Rembang. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 1(1), 63–71.
Desninawati, D., Mariani, M., & Hamdani, H. (2021). Peran Penyuluh Pertanian dalam Perubahan Perilaku Petani Padi di Desa Banyu Hirang Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar. Frontier Agribisnis, 5(3), 87. https://doi.org/10.20527/frontbiz.v5i3.5939
Edeng, E., & Wardhono, W. (2019). Manajemen pendidikan Sekolah Lapangan Pengelolaan Tanaman Terpadu pada petani peserta SL-PTT di Kabupaten Subang. Composite: Jurnal Ilmu Pertanian, 1(2), 67–75. https://doi.org/10.37577/composite.v1i2.152
Fuadi, I. (2024). Perilaku Petani Padi Sawah Dalam Penerapan Pengendalian Hama Terpadu dan Dampaknya Terhadap Residu Pestisida. SEMINAR NASIONAL TEKNOLOGI PERTANIAN INDONESIA II (STPI) 2024.
Gani, A. H., Sa’diyah, A. A., & Nugroho, A. P. (2022). Persepsi Petani Padi Sawah Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kelompok Tani Sekar Abadi Kota Batu. Jurnal Agrica, 15(2), 169–181. https://doi.org/10.31289/agrica.v15i2.5415
Gio, P. U., & Caraka, R. E. (2018). Pedoman Dasar Mengolah Data Dengan Program Aplikasi Statistika Statcal. USU Press.
Heryanto, M. A., & Nugraha, A. (2023). Pertanian Tradisional: Perubahan Perilaku Petani Padi Desa Mekarjaya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta. MIMBAR AGRIBISNIS: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 9(2), 3333–3345.
Intisari, I., & Halik, H. A. (2017). Analisis Sikap Petani Terhadap Program Sekolah Lapang-Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) Padi Di Kota Palopo. Journal TABARO Agriculture Science, 1(2), 86. https://doi.org/10.35914/tabaro.v1i2.26
Kusmana, E., & Garis, R. R. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Bidang Pertanian Oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Wilayah Binaan Desa Buniseuri Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis. Jurnal MODERAT, 5(4), 460–473.
Malia, R., & Hakim, D. (2020). Efektifitas Program Penyuluhan Padi Pandanwangi Organik Di Desa Tegallega Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur. AGRITA (AGri), 1(2), 81. https://doi.org/10.35194/agri.v1i2.810
Mulyani, A. D., Widjayanthi, L., & Raharto, S. (2020). Perilaku Petani Terhadap Usahatani Padi Organik di Desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 4(1), 26–38. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2020.004.01.3
Narti, S. (2015). Hubungan Karakteristik Petani Dengan Efektivitas Komunikasi Penyuluhan Pertanian Dalam Program SL-PTT. Jurnal Professional FIS UNIVED, 2(2), 40–52.
Nenes, F., Kapioru, C., & Sinu, I. (2022). Pemberdayaan Petani Melalui Program Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu Padi Sawah. Studi Pada Kelompok Tani di Desa Linamnutu Kecamatan Amanuban Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan. Buletin Ilmiah IMPAS, 23(3), 245–251.
Nurasa, T., & Supriadi, H. (2012). Program Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) Padi: Kinerja Dan Antisipasi Kebijakan Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan. Analisis Kebijakan Pertanian, 10(4), 313–329. https://doi.org/10.21082/akp.v10n4.2012.313-329
Nuzuliyah, L., & Irawan, D. (2022). Evaluasi Penyuluhan Model Sekolah Lapang Terhadap Perubahan Perilaku Petani Padi Di Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas. Partner, 27(2), 1836. https://doi.org/10.35726/jp.v27i2.800
Rahmawati, D., & Setiawan, I. (2018). Peta Perilaku Ramah Lingkungan Petani Padi di Desa Pasawahan Kecamatan Pasawahan Kabupaten Purwakarta. Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH, 4(3), 946–960.
Sartika, Y. K., Nurwiana, I., & Nikolaus, S. (2024). Perilaku Petani dalam Menghadapi Risiko Produksi Usahatani Padi Sawah di Desa Noelbaki Kecamatan Kupang Tengah. Prosiding Seminar Nasional Pertanian, 3(1).
Situmorang, H., Noveri, Putrina, M., & Fitri, E. R. (2021). Perilaku Petani Padi Sawah Dalam Menggunakan Pestisida Kimia di Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Indonesia. Agro Bali, 4(3), 418–424. https://doi.org/10.37637/ab.v4i3.743
Slameto, Haryadi, F. T., & Subejo. (2014). Efektivitas Proses Pembelajaran Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu Padi Sawah Oleh Komunitas Petani Di Lampung. Jurnal Agro Ekonomi, 32(1), 35–55.
Suryani, D., Pratamasari, R., Suyitno, S., & Maretalinia, M. (2020). Perilaku Petani Padi Dalam Penggunaan Pestisida di Desa Mandalahurip Kecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya. Window of Health : Jurnal Kesehatan, 3(2), 95–103. https://doi.org/10.33368/woh.v0i0.285
Thamrin, M., Khair, H., & Ryantika, A. (2011). Evaluasi Program Penyuluhan Pertanian Dan Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Pendapatan Petani Padi Sawah. Agrium, 16(3), 179–190.
Wulandari, M. N., Nurmayasari, I., Yanfika, H., & Silviyanti, S. (2023). Faktor-Faktor dan Perilaku Petani dalam Pengelolaan Usahatani Padi Organik di Kabupaten Lampung Tengah. Suluh Pembangunan, 05(02), 123–137.
Yakub, N., Bempah, I., & Saleh, Y. (2020). Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Perubahan Perilaku Petani Padi Sawah Di Desa Tamaila. AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 5(1), 38-44.
Yofa, R. D., Ariani, M., Kariyasa, I. K., & Suryana, A. (2016). Rancangan Dan Implementasi Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu Padi. Analisis Kebijakan Pertonian, 14(1), 55–72.