HUBUNGAN KEPUASAN PETANI DALAM USAHATANI SAYURAN DENGAN KINERJA PENYULUH PERTANIAN DI KECAMATAN POASIA KOTA KENDARI

Main Article Content

Yuda Dwi Atmaja
Dasmin Sidu
Putu Arimbawa

Abstract

The agricultural sector, particularly the horticultural industry in Southeast Sulawesi, plays a pivotal role in economic development and job creation. However, in the Poasia Subdistrict, the potential for vegetable cultivation has not been optimized due to low production and limited extension support, access to inputs, and extension workers whose performance does not fully meet farmers' needs. The objective of this study is to ascertain the correlation between the level of satisfaction among farmers engaged in vegetable farming and the effectiveness of agricultural extension workers in Poasia District. The research population consists of vegetable farmers in Poasia District who are spread across various subdistricts, with a total of 53 people. The research sample was obtained through the implementation of a census or saturated sampling method. The data collection techniques employed included interviews, documentation, and surveys. The results of the study show that the level of farmer satisfaction in vegetable farming in Poasia Subdistrict has a strong relationship (0.660) with the performance of agricultural extension workers. Farmer satisfaction is seen from the factors of production input, production output, marketing, and the performance of agricultural extension workers. In general, the level of satisfaction is in the moderate category. Farmers are most satisfied with the use of pesticides (73.58%) and fertilizers (62.26%), while the land aspect shows the lowest level of satisfaction (11.32%) due to limited cultivation area. In terms of production output, 66.03% of farmers were satisfied with the previous year's output, but only 26.41% were satisfied with the current year's output due to weather factors and limited inputs. In terms of marketing, ease of market access and price stability increased farmer satisfaction to 66.03%. Meanwhile, the performance of agricultural extension workers was rated as good, especially in terms of clarity of material (62.26%) and extension methods (73.58%), which contributed positively to increasing farmer capacity.

Article Details

How to Cite
Atmaja, Y. D., Sidu, D., & Arimbawa, P. (2025). HUBUNGAN KEPUASAN PETANI DALAM USAHATANI SAYURAN DENGAN KINERJA PENYULUH PERTANIAN DI KECAMATAN POASIA KOTA KENDARI. JURNAL ILMIAH PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT, 5(3), 328–342. https://doi.org/10.56189/jippm.v5i3.99
Section
Articles

References

Agustian, W., & Abubakar, R. (2024). Pola Komunikasi Penyuluhan Pertanian di Kelompok Tani Nanas Jaya Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih. Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 13(2), 11-15. https://doi.org/10.32502/jsct.v13i2.9227

Anggreany, S. (2025). Korporasi Petani: Model Kelembagaan untuk Kesejahteraan Petani: Tantangan Utama dalam Pengembangan Korporasi Petani. Buletin Teknologi & Inovasi Pertanian, 4(1), 7-14.

Asmarantaka, R. W., Atmakusuma, J., Muflikh, Y. N., & Rosiana, N. (2017). Konsep pemasaran agribisnis: pendekatan ekonomi dan manajemen. Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness), 5(2), 151-172.

Aulia, S., Anwar, A. N., & Seprini, S. (2025). Optimalisasi Pengelolaan Usaha Hortikultura Untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Desa Kepenuhan Hulu. Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 2(2), 1629-1637.

Bahtiar, B., Salahuddin, S., & Jayadisastra, Y. (2024). Peran Penyuluh Pertanian terhadap Kinerja Usahatani Padi Sawah di Desa Teppoe Kecamatan Poleang Timur Kabupaten Bombana. Jurnal Ilmiah Inovasi dan Komunikasi Pembangunan Pertanian, 3(2), 158-168.

Balai Penelitian Tanaman Sayuran. (2019). Teknologi Budidaya Sayuran Duan Secara Intensif. Balitsa Press.

Berkat, A. (2015). Penyuluhan Pertanian dan Pemberdayaan Petani. Jakarta: Penerbit Agrimedia.

Badan Pusat Statistik Kota Knedari. (2024). Kota Kendari dalam Angka 2024. Kendari. Badan Pusat Statistik.

Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2020). Pedoman Teknis Budidaya Hortikultura Skala Rumah Tangga. Kementan Republik Indonesia.

Hartoyo, D. D. T. (2023). Analisis Kinerja Pasar Pada Pemasaran Bawang Merah. In Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian UNS (Vol. 7, No. 1, pp. 761-769).

Judijanto, L. (2025). Analisis Potensi dan Kendala Ekspor Produk Pertanian Indonesia: Kajian Pustaka. Jurnal Salome: Multidisipliner Keilmuan, 3(3), 363-372.

Khikmiyah, S., Bariroh, A. M., & Isti'anah, N. (2024). Peningkatan pemasaran beras desa salen dengan pemberian merek kemasan. Ta'awun: Jurnal Pengabdian, 3(1), 46-55.

Mandang, M., Sondakh, M. F. L., & Laoh, O. E. H. (2020). Karakteristik Petani Berlahan Sempit di Desa Tolok Kecamatan Tompaso. Agri-SosioEkonomi, 16(1), 105-114. https://doi.org/10.35791/agrsosek.16.1.2020.27131

Mardikanto, T. (2010). Sistem Penyuluhan Pertanian. Surakarta. UNS Press.

Marselina, T. R. (2016). Pengaruh Investasi, Unit Usaha dan Tenaga Kerja terhadap Nilai Produksi Sektor Industri di Provinsi Jambi. E-jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah, 5(1), 1-12.

Mursalahuddin, T., Sasmi, M., & Vermila, C. W. (2019). Manejemen Kinerja Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Indragiri Hulu. JAS (Jurnal Agri Sains), 3(1). https://doi.org/10.36355/jas.v3i1.262

Nugroho, F. W., Handrian, M. F., Khaikal, M., & Malik, A. (2025). Pengaruh Harga Terhadap Jumlah Penawaran Produk Pertanian di Indonesia. Al-A'mal: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah, 2(1), 59-67.

Nurdyawati, R., Soedarto, T., & Sumartono, S. (2020). Evaluasi Kinerja Penyuluhan Pertanian Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik. Jurnal Pertanian Cemara, 17(1), 49-56.

Nuzuliyah, L., & Irawan, D. (2022). Evaluasi penyuluhan model sekolah lapang terhadap perubahan perilaku petani padi di Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas. Partner, 27(2), 1836-1846.

Oktaviani, S., Rofatin, B., & Nuryaman, H. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Tukar Petani Subsektor Hortikultura di Indonesia Tahun 2014-2018. Jurnal Agristan, 3(1), 44-53. https://doi.org/10.37058/ja.v3i1.3075

Pakpahan, R. M., Hanum, N., & Andiny, P. (2021). Analisis Strategi Pengembangan Sektor Pertanian dalam Upaya Peningkatan Produk Domestik Regional Bruto di Kabupaten Aceh Timur. Jurnal Samudra Ekonomika, 5(2), 178-186. https://doi.org/10.33059/jse.v5i2.4277

Peraturan Menteri Pertanian Nomor 91 Tahun 2013 tentang Pedoman Pembinaan Kelembagaan Penyuluhan Pertanian.

Purwatiningsih, N. A., Fatchiya, A., & Mulyandari, R. S. H. (2018). Pemanfaatan Internet dalam Meningkatkan Kinerja Penyuluh Pertanian di Kabupaten Cianjur. Jurnal Penyuluhan, 14(1), 79-91. https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v14i1.17173

Putra, A., & Rekan. (2019). Pengaruh Penggunaan Pupuk dan Pestisida terhadap Produktivitas Pertanian. Yogyakarta. AgroMedia.

Ramli, M. M., Baruwadi, M. H., & Rauf, A. (2021). Penggunaan Input Produksi Pada Usahatani Padi Sawah Di Desa Bulontio Timur Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara. AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 6(1), 64-70.

Rifai, A. Z., & Wibisonya, I. (2025). Tingkat Kepuasan Petani terhadap Kinerja Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen. Journal of Applied Science and Information Technology, 1(1), 94-111.

Sudijono, A. (2011). Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuatitatif, Kualitatif, dan R&D. Penerbit Alfabeta, Bandung.

Sukmayadi, S., (2019). Kebijakan Penetapan Harga Pada PT. Atrindo Asia Global Bandung. Coopetition: Jurnal Ilmiah Manajemen, 10(2), 103-110. https://doi.org/10.32670/coopetition.v10i2.44

Sumartan, S., Nugraha, R., Rahman, U., Wahyuddin, N. R., & Yanti, N. E. (2024). Meningkatkan kesejahteraan petani melalui penyuluhan pertanian berbasis agribisnis di desa Cenrana Kabupaten Sidenreng Rappang. Jurnal Abdi Insani, 11(1), 811-824. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v11i1.1325

Sunandar, S., Leiansyah, A., Putra, A., & Nurdin, N. (2024). Evaluasi Potensi Sektor Pertanian Provinsi Jambi Dalam Perspektif Kontribusi Dan Produktivitas. Prosiding HASEMNAS UM Jambi, (1), 209-219.

Sutrisno, S. (2016). Kinerja Penyuluh Pertanian dalam Memberdayakan Petani. Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan Dan IPTEK, 12(1), 69-80. https://doi.org/10.33658/jl.v12i1.54

Ulfah, S. (2025). Persepsi Petani Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian di Kecamatan Cimanggu Kabupaten Sukabumi. Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP), 3(1), 1-11. https://doi.org/10.37150/7vsjvk95

Widjayanthi, L., & Lutfiah, D. (2025). Hubungan Kinerja Penyuluh Pertanian Lapangan Terhadap Kepuasan Petani Kopi Robusta: di Desa Kemiri Kabupaten Jember. Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development, 7(02), 162-177. https://doi.org/10.23960/jsp.Vol7.No02.2025.306

Yanfika, H., Gitosaputro, S., Rangga, K. K., & Safitri, Y. (2025). Tingkat Efektivitas Penyuluh dalam Meningkatkan Keterampilan Petani Sayuran yang Ramah Lingkungan dalam Mendukung Ketahanan Pangan. Jurnal Penyuluhan, 21(01), 62-73. https://doi.org/10.25015/21202554219