FUNGSI KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI DALAM MENDUKUNG BUDIDAYA PADI SAWAH: STUDI KUALITATIF DI DESA IWOIMEA JAYA KECAMATAN AERE KABUPATEN KOLAKA TIMUR

Main Article Content

Khaeruddin Khaeruddin
La Nalefo
La Ode Kimon

Abstract

Farmer groups are farmer-based institutions that play a strategic role in supporting agricultural development by enhancing farmers’ capacity, strengthening cooperation, and promoting collective farm management. The success of lowland rice cultivation is determined not only by the adoption of agricultural technologies but also by the effectiveness of farmer group institutional functions in facilitating learning, coordination, and production management. This study aimed to analyze the institutional functions of farmer groups in supporting lowland rice cultivation in Iwoimea Jaya Village, Aere District, East Kolaka Regency, Indonesia. A qualitative approach with a case study design was employed. The study involved 13 purposively selected informants, consisting of ten farmer group leaders, one agricultural extension officer, and two active farmer group members. Data were collected through field observations, in-depth interviews, and documentation, and were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. The findings indicate that farmer groups have effectively performed their three primary institutional functions. As learning classes, farmer groups enhanced farmers’ knowledge and skills through the dissemination of Good Agricultural Practices (GAP), the introduction of agricultural technologies, and assistance in preparing the Definitive Group Needs Plan (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok). As cooperation forums, they improved farmers’ access to subsidized fertilizers, facilitated the collective use of agricultural machinery, and promoted information exchange regarding paddy prices, although rice marketing remained predominantly individual rather than collective. As production units, farmer groups coordinated planting schedules, optimized the utilization of production inputs, and implemented integrated crop management, thereby improving the efficiency of lowland rice farming practices. Nevertheless, several constraints remain, including limited quotas of subsidized fertilizers, the low adoption of modern agricultural technologies due to financial limitations, and the underdeveloped practice of collective marketing. Strengthening the institutional functions of farmer groups should therefore focus on enhancing organizational capacity, expanding access to agricultural innovations, and developing farmers’ economic institutions to improve the efficiency and sustainability of lowland rice farming.

Article Details

How to Cite
Khaeruddin, K., Nalefo, L., & Kimon, L. O. (2026). FUNGSI KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI DALAM MENDUKUNG BUDIDAYA PADI SAWAH: STUDI KUALITATIF DI DESA IWOIMEA JAYA KECAMATAN AERE KABUPATEN KOLAKA TIMUR. JURNAL ILMIAH PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT, 6(2), 234–250. https://doi.org/10.56189/jippm.v6i2.185
Section
Articles

References

Adiaksa, S., Ilham, M., & Hasniah, H. (2023). Peran Kelompok Tani Terhadap Peningkatan Produktivitas Petani Padi di Desa Tembe Kecamatan Rarowatu Utara. Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi, 8(2), 317-328. https://doi.org/10.36709/jopspe.v8i2.136

Akbar, R. M., & Sunartomo, A. F. F. (2025). Peran Penyuluh Pertanian dalam Pengembangan Kelompok Tani di Desa Panduman Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember. Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development, 7(03), 189-204. https://doi.org/10.23960/jsp.Vol7.No03.2025.191

Amrawati, A., Ifa, S., & Rian, R. (2022). Peran kelompok tani sebagai kelas belajar, wahana kerjasama dan unit produksi terhadap peningkatan pendapatan petani. Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian, 7(4), 115-122.

Anantanyu, S., Suwarto, S., & Padmaningrum, D. (2020). Kemandirian kelembagaan petani: Perspektif peran wahana kerja sama kelompok tani dalam pengadaan sarana produksi usahatani. Jurnal Penyuluhan, 16(1), 102-114.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Kolaka Timur. (2023). Kabupaten Kolaka Timur dalam Angka 2023. Rate-Rate: Badan Pusat Statistik.

Berlianto, A. N., Hermawan, F., & Helmi, M. (2024). Farmer Sustainability Strategy in Optimizing Agricultural Land Due to Climate Change. In E-Proceeding Conference: Indonesia Social Responsibility Award (Vol. 2, No. 5).

Euriga, E., & Kusuma, Y. R. (2025). Adopsi Pupuk Organik Cair (POC) dari Urine Kelinci pada Petani Hortikultura di Desa Alat Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. In Prosiding Seminar Nasional Tahun 2025 (Vol. 7, pp. 27-38).

Febriansyah, M., Taufik, Y., & Salahuddin, S. (2026). Peran Penyuluh Pertanian Dalam Meningkatkan Kapasitas Petani Padi Sawah Di Kelurahan Baruga Kecamatan Baruga Kota Kendari. Jurnal Ilmiah Inovasi Dan Komunikasi Pembangunan Pertanian, 5(2), 208-219. https://doi.org/10.56189/jiikpp.v5i2.49

Handayani, W. A., Tedjaningsih, T., & Rofatin, B. (2019). Peran kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas usahatani padi. Jurnal Agristan, 1(2).

Hartini, I. (2025). Peran Kelembagaan Petani Dalam Peningkatan Daya Saing Agribisnis Kopi Di Daerah Pegunungan Kecamatan Jarai Kabupaten Lahat. Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 4(4), 1233-1238.

Hidayat, H., Abdurrahman, A., & Rosni, M. (2021). Kinerja Kelompok Tani dalam Fungsi Kelompok Tani Sebagai Kelas Belajar di Kelurahan Syamsudin Noor Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru. Frontier Agribisnis, 5(1), 121-125. https://doi.org/10.20527/frontbiz.v5i1.5958

Irawan, D., Dewi, R. A. S., Rijal, M. S., & Fiddin, A. N. (2024). Perkembangan Kelembagaan Petani Terhadap Bantuan Pemerintah. Agroteksos, 34(2), 744-752.

Jamaludin, A., & Pambudy, R. (2025). Transformasi Kelembagaan Pertanian melalui Korporasi Petani: Dampak Pengembangan Korporasi Petani terhadap Kinerja Usahatani. Journal of Regional & Rural Development Planning, 9(3), 318.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2019). Pedoman pembinaan kelembagaan petani. Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian.

Kurniawan, A. A., Pertiwi, A., Ainiyah, F. N., Zahra, S. F., Purnamasari, M., & Ibanah, I. (2026). Peranan dan Hambatan Kelembagaan Kelompok Tani dalam Peningkatan Produksi Padi Sawah di Desa Slawu Kecamatan Patrang Kabupaten Jember. Kubis, 6(01), 56-75.

Lea, V. C., Hamakonda, U. A., Puspita, V. A., & Taus, I. (2024). Gerakan pengendalian organisme pengganggu tanaman kakao secara kimiawi di kelompok tani kakao Desa Kisol Kabupaten Manggarai Timur. ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 227-232. https://doi.org/10.59632/abdiunisap.v2i2.317

Mantali, M. A., Rauf, A., & Saleh, Y. (2021). Peran kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas usahatani padi sawah (studi kasus kelompok tani di Desa Bongopini Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango). AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 5(2), 81-90.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Narullova, W., & Isralasmadi, I. (2023). Efektivitas Pelaksanaan Alsintan Pada Kelompok Sasaran. Dinamika Pertanian, 39(3), 249-260. https://doi.org/10.25299/dp.2023.vol39(3).16438

Nasution, M. A. N., & Nasution, M. L. I. (2026). Pembiayaan Mudharabah dan Produktivitas Usaha Tani: Analisis Mediasi Penguatan Kelompok Tani dalam Perspektif Ekonomi Syariah. Jurnal Investasi Islam, 11(1), 655-680.

Nurdayati, N., Sudarmanto, B., Mubarokah, W. W., Purwono, E., & Makmun, L. (2024). Model Pendampingan Generasi Millennial Sektor Pertanian Berkelanjutan melalui Optimalisasi Pemberdayaan Asset Social Movement menghadapi Era Pertanian Cerdas Digital 4.0 (Digital Smart Farming 4.0). Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian, 21(1), 42-59. https://doi.org/10.36626/jppp.v21i1.1196

Pambudi, A. S., Umar, H., & Wulandari, S. S. (2025). Governance Evaluation of Fertilizer Subsidies to Enhance Agricultural Productivity and Farmers’ Welfare. Jurnal Ilmiah Gema Perencana, 4(2), 1799-1818. https://doi.org/10.61860/jigp.v4i2.310

Purnamadika, D., Dasipah, E., Mulyana, T., & Menganti, N. S. (2025). Peran Penyuluh Pertanian Lapang (Ppl) Dan Kelompok Tani Terhadap Penerapan Teknologi Dan Dampaknya Terhadap Keberhasilan Usahatani Padi (Oryza sativa, L). OrchidAgri, 5(2), 84-95.

Putra, R. A., & Syamsari, U. A. (2025). Examining the Implementation of Adult Education in Extension Programs for the Adoption of the Jajar Legowo Planting System in Bogor Regency. In Prosiding Seminar Nasional Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor (Vol. 3, No. 3, pp. 567-583).

Riani, R., Zuriani, Z., Zahara, H., & Hafizin, H. (2021). Fungsi kelompok tani pada usaha tani padi sawah di Gampong Uteun Bunta Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. Agrifo: Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh, 6(1), 23-30. https://doi.org/10.29103/ag.v6i1.4941

Rupa, M. (2024). Kinerja penyuluh pertanian: faktor penentu keberlanjutan program pertanian di Indonesia. Penyuluhan & Komunikasi Pembangunan Pertanian, 1(2), 23-35.

Rustian, R., Fikri, A. F., & Afifuddin, M. (2025). Kapasitas Adaptif Petani Menghadapi Perubahan Iklim: Studi Terhadap Masyarakat Petani di Kabupaten Brebes. Jurnal PUBLIQUE, 6(1), 36-61.

Salun, S., Nikoyan, A., & Arif, L. O. K. (2024). Fungsi Kelompok Tani dan Penggunaan Input Produksi dalam Kegiatan Usahatani Jagung di Desa Maperaha Kecamatan Sawerigadi Kabupaten Muna Barat. Jurnal Ilmiah Penyuluhan Dan Pengembangan Masyarakat, 4(1), 90-107. http://dx.doi.org/10.56189/jippm.v4i1.21

Sayuti, R. H., Mulyawati, S., Juniarsih, N., Nurjannah, S., & Hadi, A. P. (2024). Modal sosial dan pembangunan masyarakat. Yogyakarta: Yayasan Sahabat Alam Rafflesia.

Setiyani, A., Judijanto, L., Nurmalita, N., Irianto, I., Aryani, L., Fatubun, R. R., Afriyanto, D. F., Sondari, M. C., Cipta, E. S., Merung, A., Y., & Abdurahman, A. (2026). Metodologi penelitian kualitatif. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Sihombing, Y. (2023). Inovasi kelembagaan pertanian dalam mewujudkan ketahanan pangan. Proceedings Series on Physical & Formal Sciences, 5, 83-90. https://doi.org/10.30595/pspfs.v5i.707

Siregar, M. A., Purnomo, S., & Wijaya, A. (2022). Peran kelompok tani sebagai kelas belajar dalam transformasi mekanisasi pertanian di tingkat petani. Jurnal Penyuluhan dan Pengembangan Masyarakat, 10(2), 112-124.

Soedarto, T., & Ainiyah, R. K. (2022). Teknologi pertanian menjadi petani inovatif 5.0: Transisi menuju pertanian modern. Uwais Inspirasi Indonesia.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suherman, E., Maulana, D., & Bida, O. (2023). Pengembangan kelembagaan, partisipasi dan kemandirian kelompok tani dalam mendukung program integrasi sapi sawit. Journal of Administrative and Social Science, 4(2), 152-171. https://doi.org/10.55606/jass.v4i2.399

Wibowo, D. R. P. (2025). Kontribusi Agribisnis Terhadap Ketahanan Pangan Nasional: Literatur Review. Locus Journal of Academic Literature Review, 4(8), 652-662.

Zega, U., Widyantari, I. N., Panjaitan, F. A. B., Sari, D. K., Sukmaya, S. G., & Hasibuan, M. F. A. (2026). Pemasaran Hasil Pertanian Berkelanjutan: Pendekatan Ekonomi, Sosial Dan Lingkungan. PT Ghani Press Group.

Zogar, A. U., Retang, E. K., & Djoh, D. A. (2022). Peran kelompok tani terhadap produktivitas usahatani padi sawah di Desa Palakahembi Kecamatan Pandawai. Jurnal ilmiah mahasiswa agroinfo galuh, 9(2), 548-562.

Most read articles by the same author(s)