PERILAKU PETANI PADA TAHAPAN PEMETIKAN DALAM PENANGANAN PANEN CENGKEH DI DESA WAODE BURI KECAMATAN KULISUSU UTARA KABUPATEN BUTON UTARA

Main Article Content

Harsia Harsia
Salahuddin Salahuddin
Mardin Mardin
Yani Taufik

Abstract

Waode Buri Village is one of the clove production centers in North Buton Regency, but the productivity and quality of the harvest are still below the national average and have decreased every year. This study aims to examine the behavior of farmers at the picking stage in handling clove harvests in Waode Buri Village, North Kulisusu District, North Buton Regency, which includes knowledge, attitudes, and skills. The number of informants in this study was 7 people who were selected based on criteria that have been made by the researcher. This study uses a qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation of local clove farmers. Data were analyzed using the interactive model of Milles and Huberman. The results of the study indicate that the behavior of farmers at the picking stage in handling the harvest is still largely carried out in a hereditary manner, with manual harvesting techniques and at the picking stage, farmers do not use banggul as it should be in the picking process used in other clove producing areas., limited use of tools, and lack of quality control of the harvest. Improving farmers' knowledge and skills through training and extension, as well as government support in providing facilities and market access, is essential to improve the quality and selling value of cloves.

Article Details

How to Cite
Harsia, H., Salahuddin, S., Mardin, M., & Taufik, Y. (2025). PERILAKU PETANI PADA TAHAPAN PEMETIKAN DALAM PENANGANAN PANEN CENGKEH DI DESA WAODE BURI KECAMATAN KULISUSU UTARA KABUPATEN BUTON UTARA. JURNAL ILMIAH PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT, 5(3), 275–287. https://doi.org/10.56189/jippm.v5i3.101
Section
Articles

References

Ardianto, E. (2016). Metodologi Penelitian Untuk Public Relations: Kuantitatif Dan Kualitatif. Simbiosa Rekatama Media.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Buton Utara, (2021). Statistik Pertanian 2021. BPS Kab. Buton Utara.

Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tenggara. (2023). Outlook Cengkeh Tahun 2023. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Kementerian Pertanian

Badan Standardisasi Nasional. (2023). Cengkih: SNI 3392:2023. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Bakoh, B., Agassi, R., Novianto, R., & Kurniawan, H. (2021). Buku Saku: Pengenalan dan Pengendalian OPT pada Tanaman Cengkeh. 1–68. Direktorat Perlindungan Perkebunan, Kementerian Pertanian.

Bolaang, S., Regency, M., Hatu, R. A., Latare, S., Bumulo, S., & Satingi, P. (2024). Kebertahanan petani cengkeh : Studi kasus di Desa Linawan , Kecamatan Pinolosian , Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Sosiologi Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2, 1–13.

Cresswel, J. W., & Cresswel, J. D. (2018). Writing center talk over time: A mixed-method study. In Writing Center Talk over Time: A Mixed-Method Study. Thousand Oaks. https://doi.org/10.4324/9780429469237

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak. (2021). Prosedur Pemanenan dan Penanganan Pasca Panen Cengkeh.

Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah. (2024). Tahapan Panen Cengkeh. Dinas Pertanian dan Perkebunan.

Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng. (2024). Mengenal Banggul Alat Bantu Petani Saat Panen Cengkeh. Dinas Pertanian.

Dinas Pertanian Kabupaten Buton Utara. (2023). Laporan Tahunan Produksi dan Pengelolaan Cengkeh. DInas Pertanian.

Dessart, F. J., Barreiro-Hurlé, J., & Van Bavel, R. (2019). Behavioural factors affecting the adoption of sustainable farming practices: A policy-oriented review. European Review of Agricultural Economics, 46(3), 417–471. https://doi.org/10.1093/erae/jbz019

Gerugan, W. . (2010). Psikologi sosial. Refika Aditama.

Hakim, A. (2021). Dukungan Sosial dan Perilaku Petani dalam Praktik Pertanian Berkelanjutan. Jurnal Ilmu Pertanian, 24 (2), 168–177. https://doi.org/10.18343/jipi.24.2.168

Kurdi, M., Fatmawati, Santosa, R., Wahyuni, P. R., & Anwar, M. (2023). Strategi Pengembangan SDM Petani Untuk Meningkatkan Efisiensi Dan Kesejahteraan Di Sektor Pertanian Di Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. 09(02), 308–315. https://doi.org/10.32528/jmbi.v9i2.1101

Laman, A., & Mudatsir, R. (2022). Perilaku Tunda Jual Petani Cengkeh Terhadap Perubahan Harga Di Desa Tibussan Kecamatan Latimojong Kabupaten Luwu. Jurnal Agribisnis, 11 (2)(2), 12–18. https://doi.org/10.32520/agribisnis.v11i2.2179

Leza, A. R. A., Bello, M. F. Y., & Kosat, E. (2025). Penyuluhan Komunikasi Dalam Pengembangan Potensi Lokal Terkait Penanganan Pasca Panen Hasil Pertanian Bagi Petani di Desa Wuakerong. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 2410-2414.

Luthfi, M., & Kurniawati, A. (2018). Pengelolaan Panen Bunga Cengkih (Syzygium aromaticum L.) di Kebun Branggah Banaran, Blitar, Jawa Timur. Buletin Agrohorti, 6(2)(1), 188–197. https://doi.org/10.29244/agrob.v6i2.18940

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks.

Nikijuluw, J. B., & Maspaitella, M. J. (2021). Pergeseran Nilai-Nilai Masyarakat Petani Cengkeh di Negeri Ullath. Jurnal BADATI, 3 (2), 55–68. https://doi.org/10.38012/JB.V5I2.645

Patiung, M. (2015). Strategi Mengurangi Kerugian Pascapanen Melalui Pengembangan Teknologi di Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur Indonesia. Jurnal Ilmiah Sosio Agribis, 15(2), 93–103. https://doi.org/10.30742/jisa1522015504

Silviah, R. (2025). Peran Pendidikan dan Pelatihan dalam meningkatkan Keahlian Petani di Sektor Pertanian dan Perkebunan. Jurnal Greenation Pertanian Dan Perkebunan, 2(3), 44–49. https://doi.org/10.38035/jgpp.v2i3.194

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. CV. ALFABETA.

Sukartini, N. M., & Achmad, S. (2013). Respon Petani terhadap Perkembangan Teknologi dan Perubahan Iklim: Studi Kasus Subak di Desa Gadungan, Tabanan, Bali. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan, 6(2), 128–139.

Triani, N. (2021). Sosialisasi dan Pelatihan Penerapan Prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Petani Cengkeh di Bone dan Bulukumba Sulawesi Selatan. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Pelatihan, 5(1), 58–63. https://doi.org/10.35446/DIKLATREVIEW.V5I1.484

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>